Cho Kyu Hyun’s Rival; The Weird Crave

Cho Kyu Hyun's Rival_ The Weird Crave Poster

Author                   : AldinaKyu

Title                       : Cho Kyu Hyun’s Rival; The Weird Crave

Lenght                   : Oneshoot

Rate                       : General

Genre                     : Romance, Comedy, Marriage Life

Cast(s)                   : Cho Kyu Hyun, Kim Da Hyun

Other Cast(s)         : Super Junior, EXO

 

Disclaimer   : This is original story from my mind. Jika ada kesamaan dengan cerita yang pernah anda baca, itu bukan kehendak saya. Tetapi kehendak Tuhan. Dilarang mengCOPAST tanpa ijin, oke (y). Fanfic ini juga pernah di post di blog pribadi saya dan blog fanfiction umum!!!

HAPPY READING ! ! !

“Oppa…” Rengek seorang wanita kepada pria yang sedari tadi hanya mendengus mendengar rengekkan itu.

“Andwae!”

“Tapi ini permintaan anakmu! Apa kau tidak sayang padanya, eoh?!” Teriak wanita ini sebal.

Untuk kesekian kalinya Kyu Hyun –pria tadi menghela napasnya panjang. Hari ini adalah hari dimana ia bersama Super Junior dan artis-artis se-menagementnya mengadakan konser SM Town.

Da Hyun yang sedari tadi merengek ingin ikut- pun tidak diperbolehkannya, mengingat keadaan istrinya yang sedang mengandung tidak memungkinkannya untuk ikut.

“Tapi kau sedang hamil besar, Chagi.”

“Oppa… tapi aku ingin ikut! Kau tidak kasihan pada anak kita? Dia ingin selalu bersama Appanya dan juga aku takut disini sendiri.” Ucap Da Hyun manja seraya menarik-narik ujung kemeja yang Kyu Hyun pakai.

“Makanya sebelum aku pergi, aku akan mengantarkanmu kerumah Eomma. Disana kau tidak akan sendiri, Da Hyun-ah.”

“Aku tidak mau! Pokoknya aku ingin ikut denganmu. Apa kau tidak cinta padaku lagi, Oppa? Kenapa kau tidak memperbolehkanku ikut? Apa ini kesempatanmu berdua dengannya? Bersama nenek lampir itu, eoh?”

“Tidak! Siapa yang tidak mencintaimu, eoh? Aku hanya mengkhawatirkanmu, Chagi.”

“Jika begitu ijinkan aku ikut, ne?” Ucap Da Hyun dengan wajah polosnya.

“Tapi…,”

“Oppa…”

Kyu Hyun menghela napas sejenak, sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya, “Baiklah.” Ucap Kyu Hyun pasrah.

Seketika ucapan itu membuat mata wanita itu berbinar. “Jeongmallyo, Oppa?”

“Ne…”

“Gomawo, kau memang suamiku yang baik.” Ujar Da Hyun girang dan segera mencium bibir suaminya itu kilat. “Aku akan mempersiapkan keperluanku dulu, Oppa.”

Da Hyun segera berjalan cepat menuju kamar mereka untuk mempersiapkan keperluannya. Sedangkan Kyu Hyun, pria itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepala.

***

At SM Ent. Building

10.06 am

Kyu Hyun dan Da Hyun berjalan memasuki lobby di gedung tersebut dengan tangan kiri Kyu Hyun yang menggandeng tangan istrinya.

“Annyeong!!” Sapa Da Hyun saat setelah sampai di ruangan tersebut. Disana sudah ada beberapa artis SM yang sudah menunggu.

“Da Hyun-ah??”

Semua orang yang berada disanapun sedikit terkejut dengan adanya Da Hyun disana. Mengingat wanita itu sedang hamil, Kyu Hyun yang mendengar itupun hanya menghela napas pelan.

Da Hyun dengan semangat mengahampiri Ye Sung yang sedang duduk di kursi lobby itu.

“Oppa, apa member Exo belum datang?”

Ye Sung yang semulanya asyik dengan ponsel ditangannya, menoleh kearah Da Hyun.

“Sudah. Malahan sudah berangkat lebih dulu bersama member Girls’ Generation.”

“Jjinjja?” Teriak Da Hyun membuat semua orang lobby itupun menoleh kearahnya, tak terkecuali Kyu Hyun yang sedang berbincang dengan Si Won.

“Ada apa, Chagi?”

“Mwo? Tidak ada apa- apa, Oppa.”

“Benarkah, Oppa?” Tanya Da Hyun yang mengalihkan tatapannya kembali ke arah Ye Sung.

“Tanya saja Ryeo Wook. Iyakan Wookie?”

Ryeo Wook yang saat itu duduk tepat disamping Ye Sung- pun hanya mengangguk.

“Memangnya ada apa?”

“Tidak ada apa- apa. Yasudah Jong Woon Oppa, aku menghampiri Kyu Hyun Oppa dulu.” Pamit Da Hyun dan segera berlalu.

Ye Sung hanya mengangguk dan tersenyum, adik sepupunya itu tidak pernah berubah walau sudah mempunyai suami bahkan hampir mempunyai anak dan selalu memanggilnya dengan ‘Jong Woon.

“Kita akan berangkat lima menit lagi. Segera bersiaplah!” Teriak salah seorang staff yang ada di lobby tersebut.

“Ayo, Chagi.” Kyu Hyun segera menggandeng Da Hyun untuk keluar dari gedung tersebut dan memasuki sebuah bus yang membawa mereka ke gedung tempat konser tersebut di adakan. Disusul dengan artis- artis lainnya.

Da Hyun duduk dekat dengan jendela , agar dia dapat melihat suatu di luar sana dan Kyu Hyun di pinggirnya.

“Chagi, ppalli ireona. Kita sudah sampai.” Kyu Hyun mengelus pipi Da Hyun lembut yang tidur bersandar dipundaknya.

“Eunghh…” Lenguh Da Hyun dan mengerjapkan kedua matanya. “Kita sudah sampai, Oppa?”

“Ne. Ayo kita turun.”

***

Da Hyun duduk di salah satu bangku penonton yang tersedia di gedung konser yang malam nanti konser itu berlangsung. Sedangkan Kyu Hyun sedang melakukan reheseal di panggung depan Da Hyun duduk. Wanita itu dengan seksama melihat suaminya bernyanyi dan menari. Sebenarnya tadi Da Hyun tak diperbolehkan Kyu Hyun untuk ikut, tetapi karena kekeras kepalaan istrinya itu membuatnya harus mengalah.

Da Hyun segera menghampiri Kyu Hyun saat pria itu turun dari panggung setelah latihannya selesai.

“Kau pasti lelah, Oppa?” Ucap Da Hyun dan mengusap peluh di kening Kyu Hyun.

“Ani. Melihatmu saja, lelahku hilang.” Jawab Kyu Hyun tersenyum.

“Kalian berdua membuatku ingin cepat-cepat menikah.” Ucap Hyuk Jae yang saat itu berada di dekat mereka.

Da Hyun segera menoleh ke arah Hyuk Jae dan berujar, “Cepat nikahi Eun Jin, sepertinya dia ingin segera kau lamar, Oppa.”

Hyuk Jae yang mendengar itu mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti, “Benar juga kau Da-na dan setelah menikah, aku ingin segera membuat anak dengannya. Haha… “

“Dasar monyet mesum.” Celetuk Kyu Hyun yang sedari tadi hanya mendengar percakapan istrinya dan Hyuk Jae.

“Mwoya?! Itu hak-ku setan!”

Tiba- tiba Da Hyun mengalihkan pandangannya kearah panggung dimana terdapat member Exo yang mendapat giliran untuk reheseal.

“Chagi?”

Wanita itu segera berjalan cepat menuju bangku penonton paling depan dengan pandangan binaran mata kagum yang terus tertuju ke arah member Exo yang berada di panggung.

“Chan Yeollll Oppaaaaaaaa…!!!” Teriak Da Hyun girang.

Kyu Hyun yang mendengar teriakkan istrinya iyu hanya melongo di buatnya dan tak berapa lama nafas beratpun ia hembuskan.

***

“Jangan kemana- kemana, kau di sini saja. Aku tak mau kau kelelahan, arasseo?” Ujar Kyu Hyun sebelum berjalan ke panggung.

“Oppa…” Rajuk Da Hyun.

“Aku hanya tak ingin kau kelelahan, Chagi. Kasihan anak kita.” Jelas Kyu Hyun dan mengelus perut buncit istrinya lembut.

“Huhh… baiklah.” Ucap Da Hyun sedikit cemberut.

Para member Super Junior segera memasuki stage megah itu, semua teriakkan penonton-pun memenuhi gedung tersebut.

Da Hyun hanya duduk dan memainkan ponselnya tanpa minat, yang ada di ruangan itu hanya para SM Town yang lain yang sedang mempersiapkan penampilannya nanti.

Konser itupun akhirnya selesai setelah tiga jam berlangsung. Dan semua artis kembali ke backstage setelah tadi bernyanyi bersama sebagai penutupan.

“Chagi…”

Da Hyun yang dari tadi sibuk dengan ponselnya segera mendongak menatap suaminya yang baru saja memasuki backstage tersebut.

Wanita itu tak bergeming dan kembali dengan dunianya tadi dan mengalihkan pandangannya, seketika senyum Da Hyun merekah manakala matanya menangkap sosok yang di idolakannya.

“Chan Yeol Oppa!!!”

Da Hyun segera menghampiri Chan Yeol yang baru saja memasuki backstage dengan member Exo lainnya.

“Oppa, sepertinya kau sangat kelelahan. Mau ku ambilkan minum?”

Kyu Hyun memandang tak percaya ke arah istrinya itu. Sebenarnya siapa suamimu, Da Hyun- ah? Jeritnya dalam hati.

Chan Yeol yang mendengar itu mengerjabkan matanya beberapa kali, kemudian menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.

“Anio, Nunna. Jangan memanggilku Oppa, Nunna. Bahkan aku lebih muda darimu.” Jawabnya terbata dan gugup karena semua mata tertuju padanya. Dan bisa dilihat Kyu Hyun memandangnya dengan tatapan mematikan kearahnya.

“Karena aku fan mu dan kau biasku.” Ucap Da Hyun senang.

Chan Yeol hanya mengangguk kaku sebagai jawaban.

“Lebih baik Nunna mengambilkan untuk Kyu Hyun Hyung saja, sepertinya dia haus.”

“Tidak! Dia bisa mengambilnya sendiri.” Ucap Da Hyun acuh dengan picingan mata ke arah Kyu Hyun.

“Sepertinya sekarang kau mempunyai saingan, Kyu.” Ucap Hyuk Jae dan menepuk pundak Kyu Hyun prihatin.

“Jangan kau hancurkan wajah Chan Yeol setelah ini, dia tidak bersalah.” Sela Si Won yang sepertinya bisa membaca jalan pikiran Kyu Hyun.

***

“Ani!! Aku ingin duduk dengan Chan Yeol Oppa. Aku tidak mau berdekatan denganmu.” Teriak Da Hyun dengan jari telunjuk yang mengarah ke wajah Kyu Hyun.

“Chagi- ya kau marah padaku? Aku minta maaf.” Ujar Kyu Hyun memelas.

“Tidak! Aku tidak marah padamu, tapi aku tak ingin melihat wajahmu.”

“Sudahlah, Kyu. Mungkin istrimu sedang ngidam.” Ucap Ye Sung.

“Aku jadi berfikir ulang tentang ucapanku ingin menikah dan segera mempunyai anak, Kyu. Bagaimana jika nanti Eun Jin ketika mengandung dia mengidam, dia seperti istrimu. Aish, jinja…” Ucap Hyuk Jae panjang lebar.

“Diam kau!!!”

***

“Hyung, bisakah kau ke dorm kami. Da Hyun Nunna merengek mencarimu.” Ucap Baek Hyun di seberang telephon. Setelah pulang tadi wanita itu merengek ingin bersama Chan Yeol ke dormnya. Dan dengan berat hati Kyu Hyun mengabulkannya.

Sementara menunggu istrinya –yang pasti akan merengek mencarinya, pria itu akhirnya memutuskan ke dormnya sendiri.

“Mwo? Baiklah aku akan kesana.”

“Kyu Hyun Oppa, kenapa kau meninggalkanku disini?” Da Hyun tak henti-hentinya berkata seperti itu meskipun Chan Yeol dan Su Ho menenangkannya.

“Nunna tenanglah, Kyu Hyun Hyung akan segera kesini.”

Tak perlu waktu lama bagi Kyu Hyun untuk sampai ke dorm Exo, pria itu segera mengetuk pintu tak sabar, sampai akhirnya Baek Hyun membukakan pintu untuknya.

“Dimana dia?”

“Didalam Hyung.”

“Chagi-ya?”

“Oppa!!!” Da Hyun segera berhambur memeluk Kyu Hyun, saat pria yang di carinya itu sudah berada di hadapannya.

“Apa yang terjadi?”

“Tadi dia biasa-biasa saja dan selalu saja mengekori Chan Yeol Hyung ketika berjalan kemana-mana. Tapi tiba-tiba istrimu itu merengek mencarimu.” Jelas Se Hun.

“Chagi, ada apa? Aku sudah berada disini, tenanglah.” Ucap Kyu Hyun lembut dan mengusap punggung istrinya itu.

“Aku merindukanmu,” Ucap Da Hyun tiba-tiba. “Aku merindukanmu, Oppa.”

“Huhh?!” Pekik serempak semua member Exo yang memang bereda disitu.

“Merindukanku?” Tanya Kyu Hyun bingung.

“Ne,” Jawab Da Hyun singkat. “Mungkin anak kita merindukan Appa-nya, Oppa.”

“Mungkin. Ya sudah, ayo kita pulang ini sudah larut malam. Tidak baik untuk kesehatanmu dan bayi kita.”

Kyu Hyun segera memapah Da Hyun keluar dari dorm tersebut.

“Maaf, sudah merepotkan kalian. Kita pergi dulu.” Pamit Kyu Hyun.

“Nde, Hyung. Gwaenchana.”

***

A few mouth later

“Oppa…”

“Hmm?”

“Aku mencintaimu.”

Kyu Hyun yang saat itu menatap fokus kearah TV-pun mengalihkan tatapannya kearah Da Hyun yang sedari tadi bersandar di dada bidangnya dengan kedua lenganya yang melingkar erat dipinggangnya.

Kyu Hyun tersenyum, “Aku juga mencintaimu.” Mengecup singkat puncak kepala Da Hyun dan mengelus belakang kepala wanita itu lembut.

Da Hyun yang mendengar itu tersenyum dan menyembunyikan wajahnya didada Kyu Hyun.

“Argghh…” Rintih Da Hyun tiba- tiba.

“Ada apa, Chagi?” Tanya Kyu Hyun khawatir setelah mendengar rintihan yang keluar dari bibir Da Hyun.

“Perutku, Oppa. Sepertinya  aku akan melahirkan.” Jawab Da Hyun susah payah dan mencengkram lengan Kyu Hyun kuat.

Tanpa bertanya lagi Kyu Hyun segera mengambil kunci mobil yang terletak di nakas samping sofa yang mereka duduki dan membawa Da Hyun dalam gendongannya.

Selama perjalanan menuju rumah sakit, Da Hyun tak henti-hentinya berteriak kesakitan dan terkadang menjambaki rambut Kyu Hyun yang duduk dibalik kursi pengemudi untuk melampiaskan rasa sakitnya.

“Sabar, Chagi. Kita akan segera sampai.” Ucap Kyu Hyun ditengah rasa sakitnya jambakkan Da Hyun dirambutnya.

Tak berapa lama kemudian mereka sampai  di rumah sakit. Kyu Hyun segera keluar dan menggendong istrinya kedalam dengan panik.

Seorang suster segera menyiapkan sebuah ranjang dorong untuk Da Hyun. Kyu Hyun ikut masuk keruangan bersalin untuk menemani Da Hyun. Tangannya dengan setia menggenggam erat jemari istrinya.

“Nyonya Cho satu dorongan lagi.” Perintah sang dokter kepada Da Hyun.

“Hosh… hosh…”

“Ayo chagi kau pasti bisa.” Semangat Kyu Hyun dan mengusap peluh di kening istrinya.

“Aaaaaaaaaaa………!!!!!” Teriak Da Hyun keras dan mencengkram lengan Kyu Hyun yang menggenggamnya erat, membuat Kyu Hyun sedikit meringis, tapi dia tak memperdulikannya.

“Oekk.. oekk..”

“Selamat Tuan dan Nyonya Cho, anak kalian laki- laki.”

***

Sudah hampir 2 jam Kyu Hyun duduk disamping ranjang dimana Da Hyun terlelap setelah proses persalinannya tadi. Mengusap kepala wanita itu lembut, agar Da Hyun selalu nyaman dalam tidurnya.

Perlahan kedua matanya terbuka dan objek pertama yang dilihatnya adalah Kyu Hyun, suaminya.

“Apa tidurmu nyenyak?” Tanya Kyu Hyun tersenyum.

Da Hyun mengangguk sebagai jawaban. “Dimana anak kita, Oppa?” Tanya Da Hyun serak.

“Dia ada di ruangan bayi.”

Tak berapa lama pintu ruang inapnya terbuka, seorang suster dengan bayi dalam gendongannya berjalan mendekat ke ranjang Da Hyun.

“Ini bayi kalian, Tuan, Nyonya.” Ucap suster tersebut dan menyerahkan bayi itu ke Da Hyun saat setelah Kyu Hyun membantunya untuk duduk.

“Terima kasih, suster.” Ucap Da Hyun setelah suster tersebut menyerahkan bayinya.

“Cheomanayo. Saya permisi.”

“Dia tampan dan lucu, Oppa.” Ucap Da Hyun dan mengelus pipi bayinya lembut.

“Sama sepertiku, bukan?”

“Ne, dia sangat mirip denganmu.” Jawab Da Hyun dengan binaran di matanya, bahagia.

“Gomawo.” Ucap Kyu Hyun tiba- tiba.

“Karena bilang kau tampan?” Da Hyun terkekeh pelan mendengar penuturan Kyu hyun tadi.

“Ani. Karena sudah melahirkannya dengan selamat dan melengkapi keluarga kita. Jeongmal gomawo.” Jelas Kyu Hyun tulus dan mengecup kening Da Hyun dalam, pria itu sudah berpindah, duduk diranjang, dimping Da Hyun dengan sebelah lengannya melingkar di bahu wanita itu.

“Apa nama yang pantas untuk bayi kita yang tampan ini, Oppa?”

“Aku akan menamainya Cho Hyun Gyu. Apa kau setuju?” Ujar Kyu Hyun mantap.

“Cho Hyun Gyu, hampir mirip dengan namamu, Oppa. Nama yang bagus, aku setuju.”

“Agar dia sama sepertiku. Haha…”

“Asal tidak sifat burukmu.”

“Semua sifatku baik, Chagi.” Bela Kyu Hyun.

“Ne.. ne..” Da Hyun mengalah dan menyandarkan kepalanya ke bahu Kyu Hyun dan tetap mengelus pipi chubby bayinya.

“Aku bahagia, Oppa.”

“Aku lebih bahagia karna kalian berdua melengkapi hidupku.” Ucap Kyu Hyun. “Saranghae.”

Da Hyun mendongak menatap Kyu Hyun dan tersenyum menatap Kyu Hyun, “Nado.”

Kyu Hyun segera menempelkan bibirnya di bibir Da Hyun, mengecupnya lama dengan penuh cinta yang ia miliki untuk wanitanya ini.

“Oekk.. Oekk…”

Suara tangisan dari baby Hyun Gyu-pun seolah mengiterupsi kegiatan mereka. Da Hyun segera menjauhkan wajahnya dari wajah Kyu Hyun.

“Oh! Sepertinya anak Appa ini tidak rela melihat Eomma dan Appa bermesraan, eoh?” Ucap Kyu Hyun dan mencium pipi anaknya itu gemas.

“Ne, Appa. Sekarang Appa harus berbagi Eomma dengan Hyun Gyu.” Ucap Da Hyun seolah dia adalah Hyun Gyu.

“Haha…” Kyu Hyun tertawa dan memeluk istri dan anaknya itu dari samping dengan sayang. Pria itu berjanji akan menjaga mereka, kedua malaikat hidupnya.

-FIN-

Annyeong Cingudeul…!!! gimana? Gomawo udah baca ff ini… belum kenal sama saya ya?? Call me Ale okay (y). Makasih juga buat kan sooyeon yang ngepost ni ff *kecupbasah hehee. Tunggu ff lainnya ya and stay on this blog ok, if you want to read my other ff… udah dulu ya.. Annyeong *lambailambaitangan…

Iklan

One thought on “Cho Kyu Hyun’s Rival; The Weird Crave

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s